| Place of Origin: | China |
| Nama merek: | Fofia |
| Model Number: | ET936S |
| Minimum Order Quantity: | 1 pc |
|---|---|
| Harga: | Bisa dinegosiasikan |
| Packaging Details: | Box |
| Delivery Time: | 7 work days |
| Syarat-syarat pembayaran: | T/T, L/C |
| Supply Ability: | 20000 pcs / day |
| Jenis: | Dua potong | Standar bacaan: | Tag Telinga Domba Elektronik UHF |
|---|---|---|---|
| Ketegangan: | 250n | Berat: | 2,9 gram |
| Frekuensi: | 920-925MHz | Bahan: | TPU |
| Warna: | oranye | Aplikasi: | Domba, Kambing |
| Menyoroti: | Label telinga domba tahan air TPU,label telinga untuk identifikasi ternak,Pengelolaan peternakan tanda telinga domba |
||
Perangkat berfungsi dalam pita frekuensi UHF 920MHz hingga 925MHz, menjadikannya ideal untuk aplikasi yang membutuhkan komunikasi nirkabel yang efisien.
Dirancang khusus untuk sistem identifikasi ternak yang dilengkapi RFID, ini menawarkan solusi yang andal untuk mengelola dan melacak hewan.
Kemampuannya meliputi pengenalan hewan yang cepat dan tanpa kontak, memastikan pengoperasian yang mulus di lingkungan di mana kecepatan dan akurasi sangat penting.
Sistem kami menawarkan kemampuan pembacaan jarak jauh, memungkinkan identifikasi dari jarak yang cukup jauh tanpa kontak fisik. Teknologi identifikasi tanpa kontak ini memastikan kenyamanan dan kebersihan selama pengoperasian.
Dilengkapi dengan tag RFID yang sangat sensitif, solusi ini menjamin identifikasi ternak yang andal dan stabil dalam jangka waktu yang lama. Tag ini dirancang untuk penggunaan jangka panjang dan kenyamanan, menjadikannya cocok untuk dipakai terus menerus oleh hewan.
Dibangun untuk tahan terhadap kondisi lingkungan yang keras, tag memberikan ketahanan yang kuat terhadap berbagai elemen cuaca. Hal ini menjadikannya ideal untuk aplikasi ternak di luar ruangan, memastikan daya tahan dan kinerja yang konsisten di lapangan.
Dengan retensi data jangka panjang, sistem mendukung manajemen ternak skala besar yang efisien. Ini memfasilitasi pengumpulan data otomatis, memungkinkan operasi yang efisien dan pelacakan hewan secara real-time di area pertanian yang luas.
Rentang frekuensi RFID untuk tag ini adalah antara 920MHz dan 925MHz, menjadikannya tag telinga RFID UHF 920-925MHz yang umum. Chip yang tertanam di dalam tag adalah Impinj M4QT, yang dapat disesuaikan sesuai dengan persyaratan spesifik. Hal ini menjadikannya tag hewan RFID Impinj atau tag ternak UHF yang andal.
Data yang disimpan pada tag tetap berlaku selama lebih dari 10 tahun, mencerminkan masa pakainya yang panjang sebagai tag ternak RFID. Tag mendukung lebih dari 100.000 siklus penulisan ulang, menyoroti sifatnya yang dapat ditulis ulang. Sensitivitasnya berkisar dari -10dBm hingga -75dBm, memastikan sensitivitas tinggi untuk pembacaan yang akurat.
Dalam hal jarak pembacaan, tag dapat dibaca dari 0 hingga 1,5 meter, meskipun ini tergantung pada daya pembaca dan kondisi lingkungan. Proses produksinya menggunakan teknik pencetakan injeksi ganda dan penyolderan chip, yang meningkatkan daya tahan dan kinerja.
Tag utama berbentuk lingkaran dengan diameter 26mm dan tinggi 23mm, menjadikannya tag telinga ternak yang ringkas. Tag bantu berbentuk persegi panjang semi-busur berukuran 45×17×13,5mm, berkontribusi pada desain tag telinga hewan secara keseluruhan.
Dibuat dari poliuretan eter TPU, tag menawarkan ketahanan UV yang sangat baik, mengidentifikasinya sebagai tag telinga hewan RFID TPU. Warnanya biasanya oranye tetapi dapat disesuaikan untuk memenuhi berbagai preferensi. Tag ini juga memiliki kekuatan tarik melebihi 250N, memastikan tag ini adalah tag telinga hewan berkekuatan tinggi.
Rentang suhu operasional adalah dari -40°C hingga 50°C, memungkinkan tag berfungsi di lingkungan bersuhu ekstrem. Selain itu, tag ini dapat disimpan dalam rentang -40°C hingga 80°C, menunjukkan daya tahannya. Tag ini cocok untuk lingkungan lembab dengan kelembaban relatif berkisar dari 5% hingga 95%, menjadikannya tag RFID ternak luar ruangan yang ideal.
Masa pakai penggunaan melebihi 4 tahun, mengkonfirmasi kemampuannya untuk identifikasi ternak jangka panjang. Tag ini juga mendukung pengkodean laser, termasuk format numerik dan kode QR, yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan, meningkatkan fitur identifikasi dan ketertelusurannya.
Manajemen ternak telah sangat diuntungkan dari penggunaan teknologi identifikasi canggih. Salah satu inovasi tersebut adalah tag telinga RFID, yang berfungsi sebagai alat yang andal untuk melacak dan memantau hewan di peternakan.
Tag telinga RFID dirancang untuk dipasang di telinga ternak, menyediakan nomor identifikasi unik untuk setiap hewan. Hal ini memungkinkan petani untuk dengan mudah mengakses informasi penting tentang hewan mereka, seperti catatan kesehatan, riwayat perkembangbiakan, dan data pergerakan.
Tag identifikasi hewan tidak hanya meningkatkan efisiensi operasi pertanian tetapi juga meningkatkan akurasi pencatatan. Dengan memanfaatkan teknologi RFID, petani dapat menyederhanakan proses pengelolaan kelompok hewan besar, yang mengarah pada kesejahteraan dan produktivitas hewan secara keseluruhan yang lebih baik.
Kontak Person: Sarah
Tel: 13921523869